IAI Gelar International Tax Conference 2026 di Bandung

Bandung – Ikatan Akuntan Indonesia menggelar International Tax Conference di Bandung, Jawa Barat. Forum tingkat dunia ini berlangsung pada Kamis (17/09/2026).

Konferensi internasional ini mengusung tema kepastian pajak keberlanjutan dan transformasi digital. Acara ini menghadirkan para ahli pajak global.

Ketua Dewan Pengurus Nasional IAI, Dr. Ardan Adiperdana, CA menegaskan, dunia bisnis membutuhkan kepastian investasi secara transparan. Kebijakan fiskal harus mendukung keberlanjutan.

Ia menjelaskan, Saat ini administrasi perpajakan wajib memanfaatkan teknologi digital secara optimal. Langkah ini dapat meningkatkan efisiensi pelayanan publik. Dimana lanskap perpajakan dunia terus berubah akibat perdagangan lintas batas negara secara masif. Model bisnis digital memicu tekanan geopolitik.

“Kebijakan pajak nasional tidak boleh mengandalkan pertimbangan pendapatan jangka pendek semata. Indonesia membutuhkan kerja sama internasional secara solid,” kata Dr Ardan.

Isu utama konferensi ini meliputi penerapan pajak minimum global bagi perusahaan. Pemerintah wajib menjaga keseimbangan iklim investasi nasional. Dimana Indonesia harus melindungi basis pajak domestik dari praktik pengalihan laba ilegal. Dunia usaha perlu memperkuat sistem tata kelola.

Perbedaan interpretasi audit penentuan harga transfer memicu timbulnya sengketa pajak. Pemerintah perlu memperkuat prosedur penyelesaian sengketa tersebut.

Instrumen fiskal hijau memegang peran penting dalam mendukung transisi ekonomi rendah karbon. Kebijakan ini harus memperhitungkan kesiapan bisnis.

Dr Ardan mengatakan, digitalisasi perpajakan memanfaatkan kecerdasan buatan dan sistem analisis data berukuran besar. Teknologi ini membantu petugas mengidentifikasi risiko.

Akuntan profesional memainkan peran penting dalam menghubungkan strategi bisnis dengan kepatuhan. Integritas serta kompetensi menjadi fondasi utama.

“IAI terus memperkuat kapasitas anggota demi memajukan pengetahuan perpajakan nasional. Organisasi ini menjadi mitra strategis bagi pemerintah,” ungkapnya sebelum pembukaan International Tax Conference 2026.

Konferensi ini menyatukan pemikiran dari otoritas pajak dunia bisnis serta akademisi. Para peserta nantinya merumuskan langkah kolaborasi dalam praktik.

Pada kesempatan ini Ketua Dewan Pengurus Nasional IAI, Dr. Ardan Adiperdana, CA menyampaikan apresiasi, kepada Bimo Wijayanto, Direktur Jenderal Pajak, yang telah membagikan perspektif strategisnya sebagai pembicara utama (keynote speaker).

Selain itu ia juga menyampaikan apresiasi kepada departemen Akuntansi Pajak IAI yang secara konsisten selama 13 tahun berturut-turut menyelenggarakan Konferensi Pajak Indonesia dan memajukan berbagai program strategis untuk memperkuat profesi perpajakan Indonesia.

Serta apresiasi kepada Moody’s atas dukungan konsisten selama belasan tahun, sehingga Kerja sama ini terus berlanjut.

Share the Post: